Mengenal HTML
Pahami peran HTML sebagai pondasi setiap halaman web.
Pahami konsepnya
HTML (HyperText Markup Language) adalah bahasa penanda untuk menyusun isi halaman web. Ia bukan bahasa pemrograman yang mengolah logika, melainkan cara memberi makna pada teks: bagian mana judul, mana paragraf, mana tautan, mana gambar. Setiap situs yang pernah kamu buka — dari portal berita sampai aplikasi web — membangun kerangkanya dari HTML.
Ibarat rumah, HTML adalah pondasi dan rangka bangunannya. Dinding cat dan pewarnanya datang dari CSS, listrik dan pernak-pernik bergerak dari JavaScript — keduanya menempel pada kerangka HTML. Halaman yang hanya memakai HTML bersifat statis: isinya tetap sampai berkasnya diganti manual; halaman dinamis lahir saat HTML bekerja sama dengan CSS, JavaScript, dan bahasa server.
Berkas HTML disimpan dengan akhiran .html dan dibuka langsung di peramban (browser) apa pun tanpa perlu alat khusus. Versi terkini, HTML5, membawa banyak kemampuan baru — video bisa diputar tanpa plugin tambahan, formulir punya jenis masukan lebih kaya, dan tersedia tag semantik untuk struktur yang lebih bermakna.
Coba contoh kode
<h1>Selamat datang di web</h1>
<p>Ini paragraf pertamaku di HTML.</p>Dua baris ini sudah sah dibuka di browser: h1 menandai judul dan p menandai paragraf. Simpan sebagai berkas .html, klik dua kali, dan isi itu tampil — tanpa server, tanpa instalasi apa pun. Sepanjang kursus ini, semua contoh hidup dalam kerangka yang sama.
Latihan singkat
Tulis tiga hal yang menurutmu bisa dibangun dengan HTML murni, dan satu hal yang pasti butuh bantuan CSS atau JavaScript.