Editor dan browser
Siapkan dua alat utama: tempat menulis dan tempat melihat hasil.
Pahami konsepnya
Menulis HTML hanya butuh dua perangkat lunak: editor teks dan browser. Editor teks adalah tempat menulis kode — murni teks, tanpa pemformatan dokumen seperti yang dilakukan pengolah kata. Browser-lah yang membaca berkas HTML-mu dan menggambarkannya menjadi halaman yang dilihat pengguna.
Editor bawaan sistem (Notepad di Windows, TextEdit di Mac) sudah cukup untuk memulai, tetapi editor pemrograman jauh lebih nyaman: warna sintaks membedakan tag dari isi, penomoran baris memudahkan menelusuri kesalahan, dan pelengkap otomatis mempercepat mengetik. Pilihan populer yang gratis antara lain Visual Studio Code, Sublime Text, dan Atom; semuanya berjalan di Windows, Mac, dan Linux.
Aturan praktisnya satu: editor untuk menulis, browser untuk memeriksa. Setiap selesai mengubah kode, simpan berkas lalu muat ulang halaman di browser (tombol F5) — siklus sunting-simpan-muat ulang inilah ritme kerja sehari-hari seorang web developer.
Coba contoh kode
<!-- workflow harian: -->
<!-- 1. tulis / ubah kode di editor -->
<!-- 2. simpan berkas (Ctrl+S) -->
<!-- 3. muat ulang browser (F5) -->
<!-- 4. lihat hasilnya, ulangi -->Komentar HTML dibungkus <!-- dan --> serta tidak pernah tampil di halaman — berguna untuk membuat catatan pada kode. Empat langkah di atas adalah seluruh "instalasi" yang dibutuhkan kursus ini.
Latihan singkat
Pasang satu editor pemrograman pilihanmu, buat berkas latihan.html, tulis satu judul dan satu paragraf, lalu buka di browser.