Program Go pertama
Kenali package main dan fungsi main.
Pahami konsepnya
Program Go yang bisa dijalankan selalu berada di package main, dan titik masuknya adalah fungsi main. Keduanya wajib ada tepat satu dalam satu aplikasi. Kode dari paket lain tinggal diimpor lewat pernyataan import.
Paket fmt adalah pustaka standar untuk input/output berformat. fmt.Println menampilkan nilai ke layar lalu berpindah baris, dan menerima seberapa pun argumen yang dipisah koma. Berbeda dari kebiasaan bahasa lain, pernyataan Go tidak perlu diakhiri titik koma — Go menambahkannya sendiri saat kompilasi.
Simpan kode dalam berkas berekstensi .go, lalu jalankan dengan go run main.go di terminal. Untuk menghasilkan berkas tunggal yang bisa dijalankan tanpa Go terpasang, gunakan go build.
Coba contoh kode
package main
import "fmt"
func main() {
fmt.Println("Halo dari Go!")
fmt.Println(2 + 3)
}Program ini mencetak dua baris: sapaan dan hasil penjumlahan 2 + 3. Println menghitung ekspresi angka sebelum menampilkannya, dan koma antar argumen otomatis diberi spasi. Ubah pesannya lalu jalankan ulang untuk memastikan alur sunting → jalankan terasa cepat.
Menerima masukan pengguna
package main
import (
"bufio"
"fmt"
"os"
"strings"
)
func main() {
pembaca := bufio.NewScanner(os.Stdin)
fmt.Print("Namamu siapa? ")
pembaca.Scan()
nama := strings.TrimSpace(pembaca.Text())
fmt.Printf("Halo, %s!\n", nama)
}bufio.Scanner membaca satu baris ketikan dari stdin. Text() mengembalikan teksnya (termasuk spasi betis — makanya dipangkas dengan TrimSpace), lalu Printf mencetak dengan format %s untuk menyisipkan nama. Kombinasi ini adalah cetakan dasar program CLI interaktif.
Latihan singkat
Uji: program harus mencetak dua baris persis: `Halo!` lalu `100` (hasil 10 × 10).