Modules dan standard library
Import modul, gunakan math/random, pahami __name__.
Pahami konsepnya
Modul adalah berkas Python yang bisa diimpor ke berkas lain: import math membawa seluruh modul, from math import pi membawa bagian spesifik, import numpy as np memberi nama pendek. Pilihan bentuknya sesuai selera dan kejelasan.
Standard library Python sangat kaya: math (sqrt, pi, floor), random (randint, choice, shuffle), datetime (now, strftime), os (listdir, path), json, csv, re, collections. Tanpa instalasi apa pun — semua sudah ikut Python.
Variabel __name__ menjadi "__main__" saat berkas dijalankan langsung, atau nama modul saat diimpor. Konvensi if __name__ == "__main__": menjaga kode demo/uji agar hanya berjalan saat eksekusi langsung, tidak saat diimpor oleh berkas lain.
Coba contoh kode
import math
import random
print(math.sqrt(144))
print(math.pi)
print(random.randint(1, 6))
print(random.choice(["kung", "pao", "chili"]))
# if __name__ == "__main__"
if __name__ == "__main__":
print("Dijalankan langsung — bukan diimpor.")math menyediakan sqrt dan pi; random menyediakan dadu (randint 1-6) dan pilihan acak (choice). Blok if __name__ hanya aktif saat berkas ini dieksekusi langsung — import math dari berkas lain tidak memicunya.
Latihan singkat
Uji: lempar 2 dadu 10x, hitung total 7 — harus 10 baris `lempar N: total X` + 1 baris `total 7 muncul K kali`.