Mengenal Go
Kenali asal, kekuatan, dan pengguna Go sebelum menulis kode pertama.
Pahami konsepnya
Go (atau Golang) adalah bahasa pemrograman open source yang diciptakan di Google pada 2009 oleh tiga insinyur legendaris: Robert Griesemer, Rob Pike, dan Ken Thompson. Mereka merancang Go untuk menjawab masalah nyata Google: kode yang lambat dikompilasi, bahasa yang terlalu rumit, dan tim yang terus membesar.
Tiga kekuatan utamanya: sintaks yang kecil dan mudah dipelajari (spesifikasinya cuma puluhan halaman), kompilasi sangat cepat yang menghasilkan satu berkas binary mandiri, dan konkurensi bawaan lewat goroutine — jutaan tugas ringan bisa berjalan bersamaan tanpa drama thread berat.
Go dipakai di production oleh nama-nama besar: Docker dan Kubernetes ditulis dengan Go, begitu pula bagian-bagian penting di Dropbox, Uber, Tokopedia, dan PayPal. Ia mendominasi dunia infrastruktur cloud, CLI modern, dan microservice.
Coba contoh kode
package main
import "fmt"
func main() {
fmt.Println("Halo, Go!")
}Sekadar penampilan pertama: lima baris ini adalah program Go utuh yang bisa langsung dijalankan. Sepanjang kursus ini setiap contoh mengikuti kerangka yang sama — package main, fungsi main, lalu isi program.
Latihan singkat
Uji: benahi program ini sehingga mencetak dua baris persis: `Halo, Go!` lalu `Siap belajar!`.